dedicated to support breastfeeding - asiforbaby@yahoogroups.com blog ini bukan merupakan blog resmi milist asiforbaby, blog ini disusun dan diupdate oleh salah satu moderator asiforbaby

The Logo
    Photobucket - Video and Image Hosting
Previous Posts Daily Reads Short Messages
    Name :
    Web URL :
    Message :
    :) :( :D :p :(( :)) :x

Friday, December 15, 2006

WEANING WITH LOVE

Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber (Lalecheleague, WHO, breastfeeding.com) oleh Luluk Lely Soraya Ichwan

Menyapih sering jadi pertanyaan banyak orang tua "Kapan sih usia yang tepat untuk menyapih anak dari masa menyusu pada ibunya ?" Kemudian bagaimana cara menyapih yg terbaik ? Sebetulnya apa sih yang dimaksud dg kata "menyapih" itu sendiri ?

Menyapih adalah suatu proses berhentinya masa menyusui secara berangsur-angsur atau sekaligus. Proses tsb dapat disebabkan oleh berhentinya sang anak dari menyusu pada ibunya. Atau bisa juga berhentinya sang ibu untuk menyusui anaknya. Atau bisa juga keduanya. Jadi bisa dg berbagai alasan.Masa menyapih ini merupakan pengalaman emosional bagi sang ibu, anak juga sang ayah. Karena 3 pihak tadi (Ibu-Ayah-Anak) merupakan ikatan kesatuan yg gak boleh dilupakan.

Kenapa ayah juga terlibat ? Karena ayah juga berperan dan memberikan pengaruh tersendiri dalam proses menyusui.Kapan anak harus disapih Banyak yg bertanya juga kapan sebaiknya anak disapih dari ibunya, atau kapan waktu yang tepat untuk menyapih. Sebetulnya tidak ada ketentuan khusus atau batasan khusus kapan anak harus disapih. Jadi tidak ada aturan bahwa pada umur sekian anak harus disapih dari ibunya.

Menurut WHO, masa pemberian ASI diberikan secara eksklusif 6 bulan pertama, kemudian dianjurkan tetap diberikan setelah 6 bulan berdampingan dg makanan tambahan hingga umur 2 th atau LEBIH. Jadi tidak ada batasan di umur berapa. Ini artinya tidak ada aturan bahwa pas pada umur 2 th anak harus disapih dari ibunya. Banyak orang tua menyapih anaknya pada umur 1 th-2th, ada juga yg umur 3 tahun anaknya baru disapih bahkan ada juga yg umur 4 th.ASI > 1th tidak bergizi ?

Sampai kapan proses / masa menyusui dapat dilanjutkan ? Jawabannya : Selama ketiga pihak (ibu-anak-ayah) masih menginginkan. Itu artinya jika sang ibu / sang anak / sang ayah sudah tidak menginginkan, maka proses menyapih dapat dilakukan. Misalnya, sang ibu punya deadine (batas waktu) tersendiri bahwa pada umur sekian si anak harus disapih tetapi sang ibu masih enjoy & sang anak juga masih menginginkan, maka tidak perlu disapih. Intinya, pilih timing yg paling nyaman untuk semua pihak.ASI > 1 th jelek dan tidak bergizi ?!Sering ada anggapan bahwa ASI itu sudah jelek kalo anak sudah berusia 1 th ke atas ? Nah apalagi jika anak berusia 2 th, betulkah ini?Opini bahwa ASI itu jelek > 1 th ternyata sama sekali tidak benar.ASI tetap kaya akan nutrisi.

Menurut penelitian Dewey KG dalam artikel "Nutrition, Growth, and Complementary Feeding of the Breastfed Infant". Pediatric Clinics of North American. February 2001;48(1)), bahwa ASI > 1 th kaya akan nutrisi :"In the second year (12-23 months), ASI mengandung : a.. 43% of protein requirements; b.. 36% of calcium requirements; c.. 75% of vitamin A requirements; d.. 60% of vitamin C requirements".Ini belum termasuk zat anti infeksi/anti kuman yg tetap dan selalu ada dalam ASI yg manfaatnya sangat luarbiasa untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit.Jadi tidak pernah ada istilah ASI jelek. Kandungan gizi ASI itu sangat fleksibel sesuai kebutuhan sang anak.Komposisinya tidak pernah sama dan selalu berubah bahkan tiap menit. Ini berbeda sama sekali dg kandungan susu formula yg itu-itu saja.Sampai saat ini banyak anggapan bahwa jika anak disusui terus nantinya anak susah disapihnya. Atau banyak juga yg menganggap anak akan jadi tidak mandiri. Benarkah hal ini ? Hingga saat ini tidak ada / belum ada penelitian khusus yg membuktikan bahwa ada hubungan antara usia anak disapih dg kemandirian anak. Kenyataan yang ada sering sekali orang merancukan / mencampuradukkan kedekatan orang tua dg si anak,dengan manja atau kurang mandiri. Apakah kedekatan dengan orang tua sama dengan manja? Belum tentu kan ? Bukankah secara psikologis pada usia tsb anak justru memang membutuhkan kedekatan yg bagus dg orangtuanya. Sementara itu banyak sekali anak yang disapih di usia >1 atau 2 th tetap menjadi anak yang mandiri. Jadi kembalikan lagi ke definisi mandiri itu bagaimana.Cara terbaik menyapih anakCara menyapih yg baik & tepat.Tidak ada cara khusus dalam menyapih.

Beberapa ahli laktasi memberikan tips-tips agar proses menyapih berjalan dg baik :

a.. Lakukan proses menyapih secara perlahan.Mis. Mengurangi secara bertahap frekuensi menyusu. Biasanya 4 x sehari maka secara perlahan diubah 3 x sehari terus hingga akhirnya berhenti.

b. Alihkan perhatian anak / sibukkan anak dg hal lain.Bisa dg membacakan buku ke anak, bermain, bernyanyi, dsb. Hingga anak melupakan saat menyusu.

c.. Kunci utama : Bina komunikasi yang baik dg anak.Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk mengerti kata2 dari orang di lingkungannya.

d.. Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah.

e.. Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain spt empeng, botol susu, bantal, dsb.Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sbg figur yang melengkapi sang ibu. Sekali lagi bina komunikasi yg baik dg anak.

f.. Hindari menyapih secara mendadak/langsung.g.. Terakhir, KOMUNIKASI, komunikasi dan komunikasi. Ajaklah anak berkomunikasi dan berdiskusi. Jelaskan dg baik alasan dan langkah menyapih yg akan dilakukan.Apalagi tanpa komunikasi apapun dg si anak. Ini dapat menyakitkan hati sang anak. Jangan sampai anak merasa bahwa dg manyapih sang ibu membencinya, dsb.Pemberian jamu pahit, memaksa anak utk tidak menyusu pada ibunya, dsbnya dapat merusak bonding atau ikatan batin yg terbentuk sejauh ini dalam proses menyusui. Amat sangat disayangkan jika hal ini terjadi. Karena ikatan indah tsb ternodai akibat proses menyapih secara mendadak tadi.Jika proses penyapihan dilakukan dg baik, maka anak2 kita akan tumbuh menjadi anak yg cerdas, sehat dan berakhlak baik. Karena sang ibu mendidiknya melalui masa menyusui dan masa menyapih dg cinta.

(Luluk Lely Soraya I adalah seorang ibu dari seorang putri, pemerhati masalah ASI & kesehatan keluarga, Lactivist, dan narasumber rubrik OASE di RAS FM 95.5 tiap sabtu pkl 9-10 pagi).

Sumber artikel :a.. WHO. 2004. "Infant Feeding in emergencies : A guide for mothers" (www.who.int) b.. Kelly Bonyata, BS, IBCLC "Extended Breastfeeding Fact Sheet" (http://www.kellymom.com/bf/bfextended/ebf-benefits.html)c.. Jack Newman, MD, FRCPC. "Breastfeed a Toddler-Why on Earth? " (http://www.kellymom.com/newman/bf_toddler_01-03.html)d.. Lalecheleague International, "What are the benefits of breastfeeding my toddler?" (http://www.lalecheleague.org/FAQ/advantagetoddler.html)


link | posted by Nina at 12:29 AM |


3 Comments:

Blogger Toko Fiara commented at 1:16 AM~  

duh mba... kl gitu terserah anak aja ah nyapihnya..kasian juga nih..

Blogger irm4 commented at 9:22 PM~  

saya salah satu ibu yang kebingungan untuk menyapih anak saya Ghiffari (23 bln).Setelah saya membaca artikel diatas,baik itu ttg sapih ataupun ttg nutrisi ASI >1th..membuat saya lebih mengerti dan menambah yakin bahwa jalan yg saya pilih BENAR.

Sampai skrg saya masih memberikan asi pada anak saya..karena saya ingin memberikan yg terbaik bagi anak saya sampai waktu maksimal menyusui.
Menyapih adalah saat2 yg sangat menegangkan...karena menurut saya ikatan emosi antara saya dan anak saya terjalin dgn penuh kasih sayang pada saat proses menyusui terjadi..
Doakan saya, agar proses menyapih anak saya nanti setelah genap 2 th berjalan dengan lancar..amien.
terima kasih atas infonya....

ibu irma-Bdg

Blogger yethie bessie commented at 8:04 PM~  

aku termotivasi untuk akan tetap menyusui anak ke-2 yang sebentar lagi akan lahir, selama kurun waktu 2 tahun. Thanks ya mbak... tapi aku mau nanya, boleh ya... anak pertamaku mendapatkan asi eksklusif selama 1 tahun 9 bulan, tanpa makanan tambahan apapun. aku sempat berusaha memberinya susu tambahan atau bubur instan tapi dia tetap menolak, selalu memuntahkannya lagi... Kata mertuaku, akibat asi eksklusif yang terlalu lama itu maka sampai sekarang anak pertamaku tidak suka makan bubur baik bubur instan maupun non instan. apakah benar demikian? sebelumnya terima kasih ya mbak...

Want to Post a Comment?

powered by Blogger | designed by mela